AJticle adalah akronim buatan saya untuk menyebut artikel buatan AJ. AJticle lahir bersamaan dengan keinginan saya untuk menulis secara serius. Serius dalam arti tulisan saya menyinggung studi yang selama ini saya tekuni. Hanya saja saya ingin tulisan saya sedikit berbeda dengan teman-teman lainnya.
Perjalanan saya menulis hampir sama seperti kebanyakan orang. Mengamati sejak kecil. Menuangkan dalam tulisan. Tante saya bilang, Eyang putri saya adalah sebuah contoh nyata yang mengilhami lahirnya jiwa penulis pada anak-anaknya yang kemudian mengalir pada cucunya. Saya sendiri suka menulis sejak saya menyadari bahwa tidak selamanya saya harus berkonfrontasi terhadap orang-orang disekitar saya jika terjadi ketidak sepahaman.
Hampir sama seperti kebanyakan orang, saya menulis tentang keseharian saya. Seiring berjalannya waktu, saya bosan dengan menulis keseharian saya. Saya mulai menulis dengan sedikit berbeda. Saya menggambar. Gambaran yang aneh menurut saya. Saya pun mulai menjelajahi berbagai hal, mengenal beberapa macam tulisan dan bacaan. Saya mulai berkenalan dengan berbagai orang dengan berbagai macam pemikiran dan karakter.
Hingga pada suatu hari saya dikenalkan dengan sebuah jenis tulisan. Salah seorang teman saya membawa buku barunya. Karena sama-sama menyukai bacaan, beliau mengenalkan buku baru tersebut. Saya pun tertarik. Dari pengantarnya, saya sangat menyadari saya terlambat berkenalan dengan jenis tulisan tersebut. Jenis tulisan yang sangat cocok bagi saya untuk mewariskan pengetahuan yang saya punya. Meskipun mungkin pengetahuan ini sangat sedikit bila dibandingkan dengan yang lain. Namun dengan jenis tulisan ini, saya harap dapat memberikan sesuatu yang berbeda. Saya sangat berharap.
Inilah salah satu alasan lahirnya blog kecil dengan nama AJfly. Lahirnya sebuah page dengan nama AJticle. Page yang berisi halaman-halaman kecil lainnya dengan jenis tulisan jurnalisme sastrawi. Mengutip halaman pengantar buku “Jurnalisme Sastrawi : Antologi Liputan Mendalam dan Memikat”, dijelaskan bahwa jurnalisme sastrawi adalah salah satu genre dalam jurnalisme di Amerika Serikat yang reportasenya dikerjakan secara mendalam namun penulisannya dilakukan dengan bahasa sastrawi. Kesan saya adalah tulisan tersebut seperti karya fiksi ilmiah. Namun jurnalisme sastrawi merupakan karya nonfiksi yang diceritakan dengan bahasa novel.
Pikir saya, agar tidak monoton dengan hasil karya ilmiah, jurnal para dosen, laporan perencanaan wilayah, skripsi, tesis dan disertasi, saya ingin segala hal yang saya pelajari di program studi perencanaan wilayah dan kota tersampaikan dengan bahasa saya. Yang mungkin lebih cocok kepada jurnalisme sastrawi.
Dalam hal baru ini, saya adalah pemula. Saya harap dapat terus belajar dan berkembang seiring dengan bertambahnya tulisan-tulisan di dalam blog kecil ini.
Tidak ada yang lain yang dapat diwariskan selain ilmu meskipun hanya setitik.
Semoga bermanfaat.
AJfly


